Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Asap Karhutla di Kalimantan Ganggu Operasional Penerbangan, Ribuan Penumpang Terdampak

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menyebabkan penurunan jarak pandang di sejumlah bandara, memaksa pembatalan dan penundaan penerbangan. Di Bandara Singkawang, jarak pandang turun hingga 2.000-3.000 meter pada 16-19 Agustus 2026, sementara di Bandara Supadio Pontianak turun di bawah 1.000 meter pada 21 Agustus 2026. Beberapa media melaporkan jumlah penumpang terdampak yang berbeda: Detik.com menyebutkan ribuan penumpang terdampak secara umum, sementara JawaPos dan VOI memberikan angka spesifik seperti 174 penumpang TransNusa dan 180 penumpang Super Air Jet pada 16 Agustus 2026. Di Pangkalan Bun, empat rute NAM Air mengalami keterlambatan, termasuk CGK-PKN yang ditunda dari pukul 07.00 ke 08.50 WIB. Kementerian Perhubungan membuka kemungkinan penundaan atau pembatalan penerbangan demi keselamatan, dengan penumpang yang terdampak mendapatkan refund penuh dan perubahan jadwal gratis hingga tujuh hari ke depan. Di Kalimantan Timur, tujuh bandara dipantau, dengan empat termasuk Bandara Nusantara dikonfirmasi masih beroperasi normal. Koordinasi terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, BMKG, pengelola bandara, dan maskapai untuk memantau kondisi karhutla dan dampaknya. Media Indonesia melaporkan bahwa tim gabungan berhasil memadamkan karhutla seluas empat hektare dalam lima hari di dekat Bandara Supadio, namun kabut asap masih menghambat operasional penerbangan.

Menurut tiap media