Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

BGN Periksa SPPG MBG, Ungkap Pemalsuan Dokumen dan Modus Penipuan Dapur Suspended

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap adanya dugaan pemalsuan dokumen oleh belasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk pemalsuan tanda tangan dan manipulasi surat kelompok penerima manfaat sementara yang dikeluarkan BGN untuk 27.022 SPPG. Kasus ini diancam dengan sanksi hukum, dan Sudaryono memerintahkan seluruh jajaran program gizi untuk tidak melakukan manipulasi atau pemalsuan dokumen.

Di sisi lain, Sudaryono juga memperingatkan mitra SPPG agar tidak tertipu oleh oknum yang mengatasnamakan pimpinan BGN untuk membuka dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terkena suspend dengan imbalan uang. BGN menegaskan tidak pernah memberikan otoritas kepada siapa pun untuk membuka atau mengoperasikan dapur SPPG yang terkena suspend, dan setiap penawaran semacam itu merupakan tindak pidana penipuan yang harus dilaporkan kepada kepolisian.

BGN juga memberhentikan sejumlah pengelola SPPG karena pelanggaran disiplin dan kelalaian dalam menjalankan tugas program MBG. Dalam operasionalnya, BGN telah menetapkan 27.022 SPPG dari total 27.485 unit yang terdaftar, sementara 463 SPPG lainnya disuspensi karena masalah administratif atau data yang tidak lengkap. Pemerintah akan melakukan pengecekan langsung terhadap SPPG yang bersangkutan untuk memastikan pengelola menjalankan tanggung jawabnya dengan benar dan menjaga keamanan makanan dalam program MBG.

Menurut tiap media