Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Guru Besar UMJ Soroti Tantangan Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto semakin menimbulkan sorotan publik terkait tata kelolanya. Penunjukan Sudaryono, seorang kader muda Gerindra, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dianggap oleh Prof Sri Yunanto, Guru Besar FISIP UMJ, sebagai momentum untuk memperkuat kontrol politik dan manajerial atas implementasi program tersebut. Menurutnya, keberhasilan MBG bukan hanya menjadi tanggung jawab teknis BGN, tetapi juga menjadi tanggung jawab politik bagi Presiden Prabowo dan partainya, Gerindra.

Sri Yunanto menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan lagi pada pertanyaan apakah program MBG akan dilanjutkan, sebab kebijakan sudah diambil. Yang perlu dilakukan kini adalah memastikan pelaksanaannya menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Ia menilai pekerjaan utama Sudaryono adalah memperbaiki sistem manajemen dan tata kelola MBG, mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Dalam konteks ini, Sri Yunanto juga menegaskan pentingnya penegakan disiplin terhadap pegawai dan tenaga SPPG yang melanggar aturan, termasuk tindak pidana korupsi. Namun, ia menekankan bahwa sanksi tidak boleh hanya bersifat reaktif, tetapi harus didampingi dengan perbaikan sistem secara keseluruhan. Pengawasan dan pengendalian MBG perlu dilakukan sejak awal proses, mulai dari pengadaan, proses produksi, pengujian kualitas, hingga distribusi, agar masalah seperti dugaan keracunan atau penyimpangan anggaran dapat dicegah sejak dini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait