BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Berbagai Sekolah dengan Metode Hangat
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan uji coba sistem prasmanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pendekatan makanan hangat di lebih dari 60 dapur. Makanan dikirim dari dapur pusat dalam kondisi hangat untuk disajikan langsung di dalam kelas guna menjaga kesegaran dan mengurangi risiko kerusakan makanan akibat waktu tunggu yang lama. Sistem ini melibatkan peran aktif sekolah dan siswa melalui mekanisme piket, serupa dengan budaya di Jepang, di mana siswa yang bertugas menggunakan celemek serta sarung tangan untuk melayani teman dan guru. BGN menekankan pentingnya pelatihan bagi pihak sekolah agar proses pelayanan makanan berjalan sesuai standar.
Dalam pilot project yang dilakukan di dua sekolah di DIY, yaitu SDN Soprayan (Sleman) dan SD Muhammadiyah Bantar (Kulon Progo), uji coba berlangsung dari 5 hingga 16 Oktober 2026 dan melibatkan 106 siswa. Makanan dimasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lalu disajikan secara prasmanan menggunakan food tray steril. BGN mengevaluasi beberapa aspek penting, termasuk keamanan pangan, higiene, kenyamanan, kepuasan siswa, serta jumlah sisa makanan. Pada tahap awal, tercatat total food waste sebanyak 3,3 kilogram, dengan rincian 1,6 kg dari SDN Soprayan dan 1,7 kg dari SD Muhammadiyah Bantar. Hasil uji coba ini akan digunakan untuk menyempurnakan model layanan MBG ke depannya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan di 60 Titik Dapur, Disajikan Hangat di Kelas
5 Oktober 2026 pukul 15.45 · Baca aslinya ↗
kumparan
BGN Uji Coba MBG Prasmanan di 2 Sekolah di DIY, Diikuti 106 Siswa
6 Oktober 2026 pukul 15.40 · Baca aslinya ↗