BI RDG Agustus 2026: Kebijakan Suku Bunga dan Tekanan Ekonomi Global
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026 menghadapi keputusan kritis menentukan arah kebijakan suku bunga. Setelah kenaikan 100 basis poin sejak Mei, pasar menantikan petunjuk normalisasi Sekuritas Rupiah BI (SRBI) serta stabilitas nilai tukar rupiah. Fakhrul Fulvian Trimegah Sekuritas Indonesia menyebut empat isu utama: normalisasi SRBI, capital inflow, kondisi likuiditas perbankan, dan risiko global seperti yield US Treasury tinggi serta ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, Teuku Riefky dari LPEM FEB UI menilai BI sebaiknya menahan BI-Rate pada level 5,75% untuk mempertahankan fleksibilitas kebijakan. Inflasi Indonesia turun menjadi 2,28% pada Juli 2026 dari 3,34% pada Juni 2026, namun ada potensi eskalasi harga akibat El Niño. Kedua ekonom menyatakan pendapat berbeda mengenai apakah fokus masih pada capital inflow atau bergeser ke pertumbuhan kredit.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Ekonom: Pasar nantikan arah komunikasi BI pada RDG Agustus 2026
18 Agustus 2026 pukul 10.59 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Ekonom: BI Sebaiknya Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
19 Agustus 2026 pukul 08.50 · Baca aslinya ↗