Ekonom: Pasar nantikan arah komunikasi BI pada RDG Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar menantikan arah kebijakan Bank Indonesia (BI) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026. Setelah kenaikan suku bunga 100 basis poin sejak Mei dan kebijakan menarik modal asing, fokus kini pada langkah selanjutnya. Fakhrul Fulvian Trimegah Sekuritas Indonesia menyebut empat isu utama: normalisasi Sekuritas Rupiah BI (SRBI), stabilitas nilai tukar rupiah, capital inflow, dan kondisi likuiditas perbankan. SRBI telah menjadi instrumen kunci menarik modal asing, namun pasar mencari petunjuk normalisasi. Rupiah lebih stabil dibanding kuartal II 2025, tetapi risiko global seperti yield US Treasury tinggi dan ketidakpastian geopolitik menyimpan. Investor menanyakan apakah fokus masih pada capital inflow atau bergeser ke pertumbuhan kredit. Di sisi global, inflasi AS meledak, Federal Reserve diproyeksikan menahan suku bunga, namun yield obligasi AS tetap tinggi. Perlambalan ekonomi China juga berpotensi memengaruhi ekspor Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.01
Pasar Menanti Sinyal Kebijakan Bank Indonesia di RDG Agustus
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.15
IHSG Tancap Gas, Naik 1,01% di Awal Perdagangan Usai Libur HUT RI ke-81
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.10
Segini Batas Maksimum Bunga Kartu Kredit Indonesia Ritel
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.04
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik Tipis ke Rp17.830
Berita terkait
BI Antisipasi Era Suku Bunga Tinggi di Tengah Ketidakpastian Global
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 11.48
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.00
Pjs Gubernur BI Destry: Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.11
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00