BSSN Perkuat 59 TTIS dan Basmi Kebocoran Data yang Dikumpulkan Ulang
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di 13 kementerian/lembaga, 37 pemerintah daerah, 7 sektor kesehatan, dan 2 sektor pendidikan. TTIS bertugas mendeteksi, menanggapi, serta memulihkan layanan saat terjadi insiden siber guna melindungi data masyarakat dan layanan publik. Dengan pemberian ini, BSSN mengimplementasikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat fondasi transformasi digital nasional menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.
Seiring dengan pengukuhan TTIS, BSSN juga mengonfirmasi bahwa dugaan kebocoran data pribadi termasuk data Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bukan merupakan insiden baru. Hasil analisis awal menunjukkan data tersebut merupakan gabungan informasi terbuka dan kebocoran sebelumnya yang dikumpulkan ulang oleh pihak tidak bertanggung jawab. BSSN tetap mengejar sumber penyebaran dan menindak tegas pelaku, sekaligus berkoordinasi dengan Kemkomdigi dan aparat hukum.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
BSSN Bongkar Fakta Dugaan Kebocoran Data Pribadi Pejabat yang Beredar
5 Oktober 2026 pukul 16.59 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Perkuat Keamanan Siber Nasional, BSSN Kukuhkan 59 TTIS di Pemda hingga Kementerian
6 Oktober 2026 pukul 14.06 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Kukuhkan 59 TTIS, BSSN Perkuat Keamanan Siber Nasional untuk Antisipasi Berbagai Ancaman
6 Oktober 2026 pukul 15.30 · Baca aslinya ↗
Detik.com
BSSN Pastikan Dugaan Kebocoran Data di Internet Bukan Insiden Baru
6 Oktober 2026 pukul 15.41 · Baca aslinya ↗