Buku 'Memburu Muhammad' dan 'Bukan Perawan Maria' Viral, Kemenag dan Polda Nilai Kontroversi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kontroversi muncul setelah dua buku, 'Memburu Muhammad' dan 'Bukan Perawan Maria', viral di media sosial karena diduga mengandung penistaan agama. Netizen menyoroti kedua buku yang diduga ditulis oleh pendukung LGBT, lengkap dengan kutipan yang dianggap menistakan ajaran agama. Kementerian Agama menyatakan penyesalan atas penerbitan buku yang sensitif dan berpotensi melukai keyakinan umat, sambil menekankan pentingnya tanggung jawab dalam kebebasan berekspresi. Polda Metro Jaya memastikan akan menyelidiki kasus ini melalui Direktorat Siber dan Ditreskrimum untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Kedua instansi ini sejalan dalam menilai bahwa penyebaran informasi yang menyesatkan dan berpotensi memicu gangguan terkait SARA harus ditindak secara hukum. Penyelidikan bertujuan mencegah dampak negatif terhadap kondusivitas sosial yang sudah sensitif di tengah masyarakat beragama.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Muncul Buku 'Memburu Muhammad' Diduga Penistaan Agama, Polisi Selidiki
24 September 2026 pukul 11.01 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Kemenag Buka Suara soal Buku 'Memburu Muhammad'
25 September 2026 pukul 11.06 · Baca aslinya ↗