China Kembangkan Hainan jadi Pelabuhan Dagang Gratis, Perusahaan Jepang Serentak Pulang
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
China mengembangkan Pulau Hainan menjadi Kawasan Perdagangan Bebas (Hainan Free Trade Port) dengan nilai investasi sekitar US$113 miliar (Rp2.000 triliun). Proyek ini memisahkan operasional kepabeanan Hainan dari daratan utama untuk meningkatkan akses perdagangan dan investasi. Tujuannya menjadikan Hainan alternatif baru Hong Kong dengan pemangkasan tarif dan pelonggaran regulasi. Langkah ini meningkatkan barang bebas tarif dari 21% ke 74%, dan memperluas kategori barang bebas bea lebih dari tiga kali lipat hingga 6.600 kategori. Barang yang diproses di Hainan dapat masuk ke daratan tanpa tarif jika nilai tambah lokalnya melebihi 30%. Proyek ini juga membuka akses entitas asing ke layanan sebelumnya dibatasi dan menyederhanakan prosedur investasi lintas batas. Diharapkan mempercepat integrasi rantai pasok dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Asia Tenggara. Wakil Perdana Menteri He Lifeng menyatakan pelabuhan ini akan menjadi gerbang vital untuk keterbukaan ekonomi China. Pasar merespons positif dengan saham China dan Hong Kong menguat, sementara analis menilai Hainan sebagai medan uji rendah risiko untuk transisi kekini China.
Sementara itu, jumlah perusahaan Jepang yang beroperasi di China mencapai 10.118 perusahaan pada Juni 2026, menurun 22% dari survei sebelumnya pada Juni 2024 dan 30% dari puncak pada 2012. Penurunan ini mewakili tingkat terendah sejak pencatatan data dimulai pada 2010. Menurut Teikoku Databank, perlambatan ekonomi dan memburuknya hubungan diplomatik mendorong perusahaan Jepang untuk mengurangi atau menarik diri dari pasar China. Dalam dua tahun terakhir, 4.137 perusahaan Jepang menarik diri sepenuhnya dari China, sementara hanya 1.221 perusahaan yang masuk, angka terendah di luar masa pandemi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
China Mendadak Bangun 'Hong Kong' Baru Bernilai Rp2.000 T
3 Oktober 2026 pukul 19.15 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
China Garap Hainan Jadi Pusat Dagang Baru, Nilainya Rp2.000 Triliun
4 Oktober 2026 pukul 14.09 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Perusahaan Jepang Mulai Ramai-ramai Tinggalkan China
5 Oktober 2026 pukul 12.31 · Baca aslinya ↗