Perusahaan Jepang Mulai Ramai-ramai Tinggalkan China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)
Jumlah perusahaan Jepang yang beroperasi di China mencapai 10.118 perusahaan pada Juni 2026, menurun 22% dari survei sebelumnya pada Juni 2024 dan 30% dari puncak pada 2012. Penurunan ini mewakili tingkat terendah sejak pencatatan data dimulai pada 2010. Menurut Teikoku Databank, perlambatan ekonomi dan memburuknya hubungan diplomatik mendorong perusahaan Jepang untuk mengurangi atau menarik diri dari pasar China. Dalam dua tahun terakhir, 4.137 perusahaan Jepang menarik diri sepenuhnya dari China, sementara hanya 1.221 perusahaan yang masuk, angka terendah di luar masa pandemi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 14.09
China Garap Hainan Jadi Pusat Dagang Baru, Nilainya Rp2.000 Triliun
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.28
OJK: IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.00
Update Harga Emas dan Perak Hari Ini 5 Oktober 2026, Simak Daftar Lengkapnya di Sini!
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 08.40
China Tutup Ratusan Bank, Ada Apa?
Berita terkait
Indonesia-China Sepakat Percepat Persiapan Perundingan CEPA
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.47
Impor Emas China Melonjak 72%, Bisa Cetak Rekor Tertinggi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 12.00
Kunjungan Xi disebut ingin membangun hubungan konstruktif dengan AS
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 05.19
Malaysia Kebanjiran Duit Konglomerat China
Detik.com · 11 September 2026 pukul 06.25