Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

China targetkan pasokan migas 440 juta ton setara minyak pada 2030, Saudi Aramco alihkan jualan ke Fujairah

China berencana mencapai pasokan minyak dan gas dalam negeri sebesar 440 juta ton setara minyak pada 2030, sesuai Rencana Lima Tahun ke-15 periode 2026-2030. Untuk mencapai target ini, China akan membangun tambahan 20.000 km pipa minyak dan gas, menjadikan total jaringan pipa mencapai 220.000 km. Kapasitas impor LNG ditargetkan mencapai 200 juta ton per tahun, sementara kapasitas impor melalui pipa darat lintas batas ditargetkan 114 miliar meter kubik per tahun. China juga menargetkan kapasitas penyimpanan gas alam lebih dari 13% dari total konsumsi domestik pada 2030, serta proyeksi injeksi karbon dioksida mencapai 10 juta ton per tahun pada 2030 melalui teknologi CCS dan CCUS.

Di sisi lain, Saudi Aramco menjual minimal 4 juta barel minyak mentah ke dua perusahaan pengolahan minyak China melalui transfer antarkapal di Fujairah, UAE, untuk menghindari potensi gangguan di Selat Hormuz. Minyak yang diperdagangkan meliputi Arab Medium dan Arab Heavy. Langkah serupa juga dilakukan ADNOC dengan lebih dari 100 juta barel melalui tender di luar Selat Hormuz. Selain itu, Saudi Aramco mengalihkan pasokan Arab Light melalui pelabuhan Yanbu dan Sidi Kerir di Mesir, dengan total 670.000 barel yang dijadwalkan dikirim ke Asia pada Agustus.

Menurut tiap media