Hindari Selat Hormuz, Saudi Aramco Jual 4 Juta Barel Minyak ke China via Fujairah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saudi Aramco menjual minimal 4 juta barel minyak mentah ke dua perusahaan pengolahan minyak China melalui transfer antarkapal di Fujairah, UAE, untuk menghindari gangguan di Selat Hormuz. Transaksi menggunakan minyak Arab Medium dan Arab Heavy, memperkuat strategi pasokan alternatif ke Asia. Langkah serupa diambil ADNOC dengan lebih dari 100 juta barel melalui tender luar Selat Hormuz. Saudi Aramco juga mengalihkan Arab Light via Yanbu dan Sidi Kerir, Mesir, dengan 670.000 barel dijadwalkan dikirim ke Asia pada Agustus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.25
China Targetkan Pasokan Migas Capai 440 Juta Ton Setara Minyak pada 2030
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.55
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.55
Mas Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...
Berita terkait
China Temukan Harta Karun Raksasa di Dekat RI, Nilainya Tak Main-Main
CNBC Indonesia · 26 Juli 2026 pukul 08.15
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31
Indonesia Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 22.13
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Malaria, Pagi Turun Malam Bisa Naik
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.50