Dampak Tekanan Ekonomi Argentina: Praktik Barter dan Lonjakan Tunggakan Utang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Tekanan ekonomi di Argentina memaksa warga di Villa Astolfi, Provinsi Buenos Aires, kembali menerapkan sistem barter pakaian dan barang rumah tangga demi bahan makanan pokok. Berdasarkan survei komunitas, 77 persen keluarga di wilayah tersebut tidak mampu membeli daging, susu, buah, dan sayuran. Pada saat bersamaan, data Bank Sentral Argentina mencatat sekitar 5,8 juta dari 21 juta pemilik utang menunggak pembayaran lebih dari 90 hari, mencerminkan lonjakan tunggakan utang hingga tiga kali lipat dalam setahun terakhir.
Krisis ini terjadi di tengah kebijakan efisiensi ketat Presiden Javier Milei yang memangkas subsidi transportasi, gas, serta kebutuhan pokok. Presiden Milei menyatakan bahwa utang merupakan pilihan individu, sedangkan Presiden Banco de la Provincia de Buenos Aires, Juan Cuattromo, menilai situasi tersebut dipicu oleh kondisi makroekonomi yang memukul lapangan kerja. Meski inflasi tahunan sempat menyentuh 143 persen di tengah stagnasi pendapatan, ekonomi Argentina tercatat mulai pulih dengan inflasi yang mereda ke angka 31,5 persen dan PDB tumbuh 4,5 persen pada 2025.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan
17 Agustus 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
18 Agustus 2026 pukul 16.37 · Baca aslinya ↗