Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Argentina mengalami krisis tunggakan utang yang melonjak tiga kali lipat dalam setahun terakhir, tertinggi dalam dua dekade. Data Bank Sentral Argentina menunjukkan sekitar 5,8 juta orang menunggak pembayaran lebih dari 90 hari, dari total 21 juta penduduk yang memiliki utang. Kondisi ini dipicu oleh kebijakan efisiensi dan penghematan ketat Presiden Javier Milei, termasuk pemangkasan subsidi transportasi, gas, dan kebutuhan pokok.
Kebijakan Milei berhasil meredam inflasi, namun menyebabkan pendapatan stagnan dan biaya hidup meningkat, sehingga banyak rumah tangga tidak mampu melunasi pinjaman. Sementara Milei menganggap utang adalah pilihan individu, Presiden Banco de la Provincia de Buenos Aires, Juan Cuattromo, menegaskan bahwa krisis ini adalah dampak konteks makroekonomi yang memperburuk lapangan kerja dan aktivitas ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS, Tertekan Kenaikan Harga Minyak
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Imbal Hasil Obligasi AS 30 Tahun Tembus 5,3 Persen, Tertinggi sejak 2007
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.43
Ekonom: Pembatasan Pertalite Berpotensi Bebani Rumah Tangga
Berita terkait
Pertumbuhan Tahun Depan Dipatok 6%, Ekonom Wanti-wanti Daya Ungkit Ekonomi Lemah
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 07.35
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.08
Jika Harga Jasa Kupas Bawang Rp700 ribu, Berapa Harga Bawangnya? Ini Harga Enam Bulan Terakhir di Berbagai Daerah
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.25
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.15