Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Argentina mengalami krisis tunggakan utang yang melonjak tiga kali lipat dalam setahun terakhir, tertinggi dalam dua dekade. Data Bank Sentral Argentina menunjukkan sekitar 5,8 juta orang menunggak pembayaran lebih dari 90 hari, dari total 21 juta penduduk yang memiliki utang. Kondisi ini dipicu oleh kebijakan efisiensi dan penghematan ketat Presiden Javier Milei, termasuk pemangkasan subsidi transportasi, gas, dan kebutuhan pokok.
Kebijakan Milei berhasil meredam inflasi, namun menyebabkan pendapatan stagnan dan biaya hidup meningkat, sehingga banyak rumah tangga tidak mampu melunasi pinjaman. Sementara Milei menganggap utang adalah pilihan individu, Presiden Banco de la Provincia de Buenos Aires, Juan Cuattromo, menegaskan bahwa krisis ini adalah dampak konteks makroekonomi yang memperburuk lapangan kerja dan aktivitas ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.05
Raksasa Amerika di Ambang Bangkrut, Jutaan Warga Nunggak Bayar Utang
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.40
Amerika Dalam Bahaya! Utang Menuju Rp 900 Kuadriliun-Segera Bangkrut?
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 11.20
Utang AS Sentuh USD 40 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Berita terkait
Jutaan Warga Argentina Nunggak Bayar Utang, Ada Apa?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.57
Pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 10.37
Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pencapaian Ekonomi Indonesia Dinilai Sudah Tepat
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 22.05
Jateng sabet penghargaan TPID berkinerja terbaik
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 19.17