Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di Villa Astolfi, Provinsi Buenos Aires, Argentina, kembali menerapkan sistem barter barang untuk memenuhi kebutuhan pokok akibat tekanan ekonomi. Aktivitas ini melibatkan pertukaran pakaian dan barang rumah tangga dengan bahan pangan seperti pasta, minyak, dan gula. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya daya beli masyarakat, di mana survei komunitas menunjukkan 77 persen keluarga tidak mampu membeli daging, susu, buah, dan sayuran.
Krisis ini diperparah oleh inflasi tahunan yang sempat menyentuh 143 persen serta kebijakan pajak yang membebani kas negara. Kondisi tersebut memaksa berbagai kalangan, termasuk pensiunan, mengulang praktik barter serupa krisis tahun 2001. Meski demikian, ekonomi Argentina mulai pulih dengan pertumbuhan PDB 4,5 persen pada 2025 dan penurunan inflasi menjadi 31,5 persen di tahun yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.37
Rakyat Argentina Dililit Utang Buntut Kebijakan Efisiensi Presiden
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.55
BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Ekonom: Opsi Terbaik
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.57
Jutaan Warga Argentina Nunggak Bayar Utang, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 08.05
Raksasa Amerika di Ambang Bangkrut, Jutaan Warga Nunggak Bayar Utang
Berita terkait
Tertekan Harga Bahan Pokok, Angka Kemiskinan Argentina Melonjak Tajam
kumparan · 27 September 2026 pukul 20.00
Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan untuk Jaga Stabilitas Ekonomi RI
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.29
BI Sebut Inflasi September 2026 Tetap Terjaga
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.17
Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.59