Ekonomi Tertekan, Warga Argentina Barter Barang Demi Dapat Makanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di Villa Astolfi, Provinsi Buenos Aires, Argentina, kembali menerapkan sistem barter barang untuk memenuhi kebutuhan pokok akibat tekanan ekonomi. Aktivitas ini melibatkan pertukaran pakaian dan barang rumah tangga dengan bahan pangan seperti pasta, minyak, dan gula. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya daya beli masyarakat, di mana survei komunitas menunjukkan 77 persen keluarga tidak mampu membeli daging, susu, buah, dan sayuran.
Krisis ini diperparah oleh inflasi tahunan yang sempat menyentuh 143 persen serta kebijakan pajak yang membebani kas negara. Kondisi tersebut memaksa berbagai kalangan, termasuk pensiunan, mengulang praktik barter serupa krisis tahun 2001. Meski demikian, ekonomi Argentina mulai pulih dengan pertumbuhan PDB 4,5 persen pada 2025 dan penurunan inflasi menjadi 31,5 persen di tahun yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.08
Gawat, Cadangan Emas RI Mengkhawatirkan, Kalah Jauh dari Negara Lain
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.25
Jika Harga Jasa Kupas Bawang Rp700 ribu, Berapa Harga Bawangnya? Ini Harga Enam Bulan Terakhir di Berbagai Daerah
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Berita terkait
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2027 capai 6 persen
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.54
Prabowo Sebut Ekonomi RI Cetak Rekor 13 Tahun di Tengah Ketidakpastian Global
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo Targetkan Lifting Minyak di 2027 Capai 610.000 Barel per Hari
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.57
Prabowo Banggakan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tertinggi dalam 13 Tahun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.47