Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Data Pribadi Menteri Komdigi dan Masyarakat Bocor di Pasar Ilegal

Data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid diduga bocor dan diperjualbelikan melalui platform digital seperti Telegram. Data yang bocor meliputi foto KTP, data keluarga, dan password, dengan harga Rp2.000 jauh lebih murah dibandingkan data pribadi rata-rata yang dijual seharga Rp10.000. Beberapa media menyebut data tersebut merupakan data lama yang kembali beredar, sementara kreator konten @realmrbert menyatakan telah melaporkan kebocoran tersebut kepada Komdigi namun belum ada tindakan signifikan. Komdigi bersama Polri dan BSSN mengkoordinasi untuk memblokir situs-situs yang memperjualbelikan data pribadi dan mengusut sumber penyebaran. Masyarakat diperingatkan tidak menyebarluaskan data pribadi orang lain karena dapat dikenakan sanksi berat sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Menurut tiap media