Data Pribadi Menteri Komdigi dan Masyarakat Bocor di Pasar Ilegal
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
Data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid diduga bocor dan diperjualbelikan melalui platform digital seperti Telegram. Data yang bocor meliputi foto KTP, data keluarga, dan password, dengan harga Rp2.000 jauh lebih murah dibandingkan data pribadi rata-rata yang dijual seharga Rp10.000. Beberapa media menyebut data tersebut merupakan data lama yang kembali beredar, sementara kreator konten @realmrbert menyatakan telah melaporkan kebocoran tersebut kepada Komdigi namun belum ada tindakan signifikan. Komdigi bersama Polri dan BSSN mengkoordinasi untuk memblokir situs-situs yang memperjualbelikan data pribadi dan mengusut sumber penyebaran. Masyarakat diperingatkan tidak menyebarluaskan data pribadi orang lain karena dapat dikenakan sanksi berat sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Data KTP dan Password Menteri Komdigi Bocor, Bisa Dibeli Cuma Rp 2.000
2 Oktober 2026 pukul 14.20 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Data Pribadi Menkomdigi Meutya Hafid Diduga Bocor ke Internet
2 Oktober 2026 pukul 15.19 · Baca aslinya ↗
Komdigi Buka Suara Usai Data Meutya Hafid Diduga Bocor ke Internet
2 Oktober 2026 pukul 16.14 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal
2 Oktober 2026 pukul 16.01 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Kebocoran Data Lama Kembali Beredar, Komdigi Investigasi Pengedar Data Pribadi Ilegal
2 Oktober 2026 pukul 16.15 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Komdigi Usut Jual Beli Data Pribadi, Polri dan BSSN Dilibatkan
2 Oktober 2026 pukul 18.00 · Baca aslinya ↗