Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Demo 27 Agustus di DPR: Seruan Keamanan dan Dukungan Pengesahan UU Perampasan Aset

Pada Kamis (27/8) di depan Gedung DPR RI, aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berlangsung dengan dua dinamika berbeda. Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI), Khoirul Amin, meminta agar aksi tetap damai dan tidak anarkis. PP GPI bersama Gerakan Pemuda Indonesia dan elemen mahasiswa menolak provokasi, kekerasan, dan penyalahgunaan fasilitas publik. Mereka juga mendesak aparat keamanan untuk bersikap tegas jika terjadi pelanggaran hukum. Khoirul menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional, namun harus sesuai aturan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi apresiasi atas aksi tersebut, karena massa berhasil memperoleh komitmen anggota DPR RI termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad untuk mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Dedi menekankan agar komitmen ini segera direalisasikan dan tidak tertunda sebagai janji politik.

Aksi sempat mengalami ketegangan ketika seorang pria tidak dikenal, dilaporkan berusia sekitar 23 tahun dan mengenakan jaket hitam serta helm biru muda, mengeluarkan senjata tajam jenis golok dari tasnya di tengah kerumunan. Menurut saksi mata bernama Zaya, pria tersebut beberapa kali mengeluarkan golok saat rombongan anggota dewan hendak kembali masuk ke Kompleks Parlemen. Massa mulai mengejar pria yang diduga membawa senjata itu. Meskipun situasi sempat panas, aksi tetap berakhir secara damai setelah pertemuan dengan pimpinan DPR selesai.

Menurut tiap media