Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Proses Kelayakan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI dan Tantangan Kebijakan Moneter

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia melalui surat ke DPR pada 10 Agustus 2026. Destry yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI sejak 27 Juli 2026, menggantikan Perry Warjiyo yang mundur. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic menyatakan komisi keuangan siap menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Destry, yang akan menilai strategi kebijakannya apakah melanjutkan kebijakan sebelumnya atau membawa pendekatan baru. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa rekam jejak Destry yang meliputi pengalaman dua periode sebagai Deputi Gubernur Senior BI menjadi pertimbangan utama kompetensi. Bambang Brodjonegoro, mantan Menkeu dan CEO ADBI, menyampaikan tantangan bagi Gubernur BI baru, termasuk keterbatasan ruang gerak dalam menjaga nilai tukar rupiah akibat cadangan devisa yang hanya setara lima setengah bulan kebutuhan impor. Namun, Bambang menekankan bahwa nilai tukar rupiah masih memiliki ruang untuk menguat jika BI menerapkan kebijakan moneter yang tepat, menggunakan kombinasi instrumen seperti intervensi pasar dan penyesuaian suku bunga. Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai US$145,6 miliar atau setara Rp2.618,9 triliun, sedangkan proyeksi BI-Rate naik hingga 6,75% pada akhir 2026 untuk meredam tekanan nilai tukar.

Menurut tiap media