Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Dua Dekade Penurunan Status Pluto: Debat Definisi Planet di Antara Ilmuwan

International Astronomical Union (IAU) mengubah definisi planet pada 2006, menetapkan tiga kriteria: mengorbit Matahari, berbentuk hampir bulat, dan telah 'membersihkan' orbit. Pluto gagal pada kriteria ketiga karena berada di Sabuk Kuiper yang penuh benda es. Keputusan ini menurunkan Pluto menjadi planet kerdil bersama Ceres dan Eris. Penemuan Eris yang hampir setara dengan Pluto menjadi dasar keputusan tersebut. Data New Horizons NASA pada 2015 mengungkapkan Pluto memiliki geologi dinamis, atmosfer tipis, dan sistem bulun kompleks. Para penentang kritisik kriteria ketiga sebagai terlalu bergantung pada lokasi, bukan sifat fisik. Tekanan dari petisi daring dan dukungan legislator AS berisiko membuat komunitas astronom semakin kukuh mempertahankan keputusan 2006. Untuk mengembalikan status Pluto, diperlukan definisi ilmiah baru yang mengakomodasi Pluto tanpa mengorbankan logika keilmuan.

Menurut tiap media