Dua SKB Terbuka MPLS untuk Anak Putus Sekolah dengan Pendekatan Berbeda
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Dua Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Indonesia resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan pendekatan yang berbeda. Di Sentra Pangurangi Takalar, Sulawesi Selatan, 54 peserta didik mengikuti Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA), terdiri dari 30 perempuan dan 24 laki-laki. Sementara itu, SKB Sentra Satria Baturraden, Banyumas, menyediakan 50 siswa dengan tiga paket pendidikan inklusif (A, B, C) untuk semua usia. Kedua SKB hadir kerja sama antara Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, dan pemerintah daerah. Wamensos Agus Jabo Priyono secara daring memberi apresiasi sekaligus menekankan pentingnya Pasal 34 UUD 1945. Data BPS mencatat 4,1 juta anak tidak bersekolah akibat faktor ekonomi. Kedua lokasi menyediakan fasilitas pendampingan psikososial, vokasi, dan klinik sesuai minat bakat siswa sebagai upaya memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
SKB Sentra Pangurangi Takalar Jadi Jembatan 54 Anak Kembali Kejar Pendidikan
22 September 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗
Kerja Cepat Pasal 34, Wamensos Buka MPLS SKB di Sentra Satria Baturraden
23 September 2026 pukul 20.24 · Baca aslinya ↗
Detik.com
SKB Sentra Pangurangi Takalar Jembatani 54 Anak Kembali Tempuh Pendidikan
22 September 2026 pukul 21.07 · Baca aslinya ↗
Wamensos Buka SKB Sentra Satria Baturraden untuk Anak Putus Sekolah
23 September 2026 pukul 20.37 · Baca aslinya ↗