Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

SKB Sentra Pangurangi Takalar Jembatani 54 Anak Kembali Tempuh Pendidikan

Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Sentra Pangurangi Takalar, Sulawesi Selatan secara resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan 54 peserta didik yang akan mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA). SKB ini dihadiri secara daring oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dari Jakarta pada 22 September 2026. Menurut Agus, SKB berfungsi sebagai jembatan bagi anak-anak yang sempat putus sekolah akibat kondisi ekonomi keluarga untuk kembali mengejar pendidikan. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan, sejalan dengan data BPS yang mencatat 4,1 juta anak tidak bersekolah karena faktor ekonomi. SKB di Sentra Pangurangi Takalar merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta pemerintah daerah. Kepala Sentra Pangurangi Takalar, Nur Alam, menjelaskan bahwa 54 peserta didik terdiri dari 30 perempuan dan 24 laki-laki, dengan 25 siswa mengikuti Paket B dan 29 siswa mengikuti Paket C. Program ini juga menyediakan vokasi sesuai minat dan bakat peserta didik, serta fasilitas pendampingan psikososial dan klinik. SKB ditujukan sebagai pilot project bagi anak putus sekolah berbasis rehabilitasi sosial.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait