Dukcapil Dorong Penyebaran KIA dan Aktivasi IKD ke Desa
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri mendorong warga desa memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) serta mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kepala Dukcapil Teguh Setyabudi menekankan pentingnya dokumen kependudukan untuk mengakses layanan publik, dengan upaya edukasi dan mobilisasi massa diperluas ke tingkat desa. Di Kecamatan Pragaan, Sumenep, pemerintah kabupaten menggelar pelayanan langsung pembuatan KIA dan aktivasi IKD. Koordinator Dukcapil Kecamatan Pragaan, Subli, menyatakan cakupan KIA masih perlu ditingkatkan dan meminta dukungan desa untuk memobilisasi warga.
CNN Indonesia menambahkan sistem jemput bola dan penyebaran informasi sebagai strategi mendukung penerbitan KIA, serta menyebutkan IKD sebagai syarat penggunaan layanan instansi pemerintah. Sementara itu, Kumparan menekankan peran aktif pemerintah desa dalam edukasi manfaat KIA dan IKD. Kedua media sepakat menyatakan IKD memungkinkan akses dokumen kependudukan via aplikasi, namun manfaatnya tergantung kesiapan instansi pengguna. Perbedaan terletak pada penekanan pada sistem jemput bola (CNN) versus peran desa (Kumparan), serta IKD sebagai syarat layanan (CNN) versus pendukung efisiensi (Kumparan).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Dukcapil Dorong Warga Desa Punya KIA dan Aktifkan IKD
30 September 2026 pukul 11.11 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa
30 September 2026 pukul 11.50 · Baca aslinya ↗