Ekspor Minyak Arab Saudi Tembus 6 Juta Barel/Hari di Tengah Konflik dan Serangan Drone
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ekspor minyak mentah Arab Saudi mencapai 6 juta barel per hari (bpd) pada September 2026, menjadi level tertinggi sejak perang AS-Iran dimulai tujuh bulan lalu. Detik.com melaporkan lonjakan sebesar 80% dari 3,4 juta bpd pada Agustus 2026, sementara Liputan6.com menyatakan kenaikan 80% tanpa menyebutkan angka Agustus sebagai perbandingan langsung. Kedua sumber setuju bahwa lonjakan ini terjadi meski terjadi eskalasi konflik dan gangguan pada jalur pipa East-West akibat serangan drone Irak pada 10 September. Arab Saudi mengalihkan ekspor melalui Selat Hormuz setelah militer AS membuka jalur pelayaran di pesisah Oman. Detik.com melaporkan harga minyak Brent mendekati US$110 per barel, sementara Liputan6.com menambahkan bahwa harga tersebut kemudian turun seiring keyakinan investor. Pipa East-West dilaporkan mulai beroperasi kembali dengan volume rendah, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Saudi. Liputan6.com mencatatkan bahwa ekspor melalui Selat Hormuz masih belum pulih total, hanya mencapai 13,2 juta bpd dibandingkan kapasitas normal sebesar 17 juta bpd, sementara Detik.com tidak menyebutkan angka spesifik mengenai kapasitas ini.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Ekspor Minyak Arab Saudi Tembus 6 Juta Barel/Hari Meski Diserang Houthi
26 September 2026 pukul 15.38 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Melonjak 80 Persen, Ekspor Minyak Arab Saudi Capai Level Tertinggi Sejak Perang
26 September 2026 pukul 17.40 · Baca aslinya ↗