Ekspor Minyak Arab Saudi Tembus 6 Juta Barel/Hari Meski Diserang Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekspor minyak mentah Arab Saudi melonjak tajam mencapai 6 juta barel per hari (bpd) pada September 2026, angka tertinggi sejak perang Iran pecah tujuh bulan lalu. Volume ini naik hampir 80% dibandingkan Agustus 2026 yang hanya sebesar 3,4 juta bpd, menyamai rata-rata ekspor tahun 2025.
Kenaikan terjadi meski jalur pipa East-West sempat ditutup akibat serangan drone dari Irak, yang sempat memicu lonjakan harga minyak Brent hingga mendekati US$ 110 per barel. Arab Saudi mengalihkan ekspor melalui Selat Hormuz setelah militer AS membuka jalur pelayaran di pesisir Oman. Saat ini, pipa East-West dilaporkan mulai beroperasi kembali dengan volume rendah, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Saudi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 17.40
Melonjak 80 Persen, Ekspor Minyak Arab Saudi Capai Level Tertinggi Sejak Perang
Berita terkait
Arab Saudi Mulai Aktifkan Lagi Pipa Minyak, Target Ekspor Akhir Pekan
kumparan · 23 September 2026 pukul 07.18
Harga Minyak Turun 1% Usai Pasokan Arab Saudi Kembali Meningkat
kumparan · 23 September 2026 pukul 09.33
Harga Minyak Mentah Bergerak Variatif Usai Pertemuan Diplomatik AS-Iran, Sinyal Positif Jalur Ekspor
JawaPos · 23 September 2026 pukul 08.31
Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06 usai Ekspor Arab Saudi Pulih
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 10.29