Fed Tingkatkan Suku Bunga, Rupiah dan Bitcoin Bergerak di Tengah Sinyal Kebijakan
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Federal Reserve menaikkan Fed Funds Rate 25 basis poin ke kisaran 3,75-4% pada September 2026, menjadi kebijakan pertama sejak Juli 2023 untuk meredam inflasi. Kenaikan suku bunga ini menghasilkan dampak beragam pada aset dan mata uang. Rupiah menguat tipis menjadi antara Rp17.730-Rp17.753 per dolar AS, sementara Bitcoin turun menjadi US$76.400-an dengan kapitalisasi pasar US$1,53 triliun. Dolar AS menguat signifikan terhadap mata uang Asia namun melemah terhadap Yen Jepang dan Yuan China. Fed memproyeksikan suku bunga kebijakan mencapai 4% pada akhir 2024 dan 4,25% pada akhir 2026. Sementara itu, harga minyak turun akibat harapan Arab Saudi memulihkan pipeline yang rusak, sementara defisit APBN Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% PDB.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Efek Bunga The Fed Naik Menjalar ke Mana-mana
18 September 2026 pukul 07.55 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Pergerakan rupiah dipengaruhi sinyal "hawkish" dari The Fed
18 September 2026 pukul 10.07 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp17.730/US$
18 September 2026 pukul 15.06 · Baca aslinya ↗