Efek Bunga The Fed Naik Menjalar ke Mana-mana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin ke kisaran 3,75-4% pada September 2026, menjadi kebijakan pertama sejak Juli 2023. Kenaikan ini bertujuan meredam inflasi dan mendekatkan target 2%. Kebijakan ini menekan harga Bitcoin yang naik menjadi US$ 76.400-an (Rp 1,35 triliun) dengan kapitalisasi pasar US$ 1,53 triliun. Dolar AS menguat signifikan terhadap mata uang Asia, termasuk Rupiah (Rp 17.753/US$) dan Ringgit Malaysia (MYR 4,0967/US$), namun melemah terhadap Yen Jepang (JPY 155,58/US$) dan Yuan China (CNY 6,7074/US$). Fed juga memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan sebelum akhir tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.35
The Fed Naikkan Bunga, Bitcoin Ngegas ke US$76.000! Indodax Minta Investor Cermati 4 Faktor Ini
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.03
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.48
IHSG Berpeluang Menguat, Sentimen The Fed Mulai Jadi Penopang
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.28
Suku Bunga The Fed Naik, Pemerintah Siapkan Diversifikasi Utang
Berita terkait
The Fed Bikin Emas Tertekan, Harganya Bisa Jatuh ke Rp 2,38 Juta
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.36
Bitcoin Jatuh ke US$76.723, Minyak dan The Fed Jadi Biang Kerok
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.35
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.06
Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS akibat Lonjakan PPI Amerika Serikat
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.54