Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

FTC dan 22 Negara Bagian AS Gugat Amazon Atas Manipulasi Harga Iklan Rp364 Triliun

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) bersama 22 negara bagian menggugat Amazon atas dugaan manipulasi lelang iklan online yang menyebabkan kerugian hingga US$20 miliar (Rp364 triliun) sejak 2019. Gugatan menyebut Amazon mengganti hasil lelang sebenar dengan harga lebih tinggi, membebankan biaya sesuai nilai penawaran penuh hingga 80% kesempatan. FTC berencana menuntut ganti rugi puluhan miliar dolar AS. Amazon menolak tuduhan, menyatakan kebijakan iklan menampilkan iklan relevan dengan rata-rata biaya per klik stabil 2019-2024. Perusahaan klaim menghemat pengiklan US$8 miliar (Rp141,7 triliun) 2021-2025 dengan rata-rata tawaran pemenang turun 50% sejak 2019. Liputan6.com menyebut angka kerugian US$20 miliar (Rp354,2 triliun) dan pendapatan iklan US$19,8 miliar pada Q2 2026 serta pertumbuhan 22% 2025 mencapai US$68,6 miliar. Bedanya terletak pada nilai konversi triliun Rp364 vs Rp354,2 serta penekanan media yang berbeda pada detail biaya dan penghematan.

Menurut tiap media