Gapki Wujudkan Hak Perempuan Pekerja Sawit Lewat Sertifikasi dan Komite Gender
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender dalam regulasi dan sertifikasi industri sawit, termasuk ISPO dan RSPO, dengan menerbitkan panduan teknis pengarusutamaan gender di perkebunan. Menurut Ketua Bidang Kampanye Positif Gapki Edi Suhardi, mekanisme ini bertujuan mewujudkan industri sawit yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.
Mayoritas perusahaan sawit nasional telah membentuk komite gender di tingkat perusahaan dan lapangan, menyusun SOP kesetaraan gender, dan menyediakan saluran pelaporan anonim untuk perempuan melaporkan kasus diskriminasi atau pelanggaran hak. Mekanisme ini didukung oleh pengawasan pemerintah dan LSM, serta sosialisasi hak-hak perempuan terkait keselamatan kerja dan ketenagakerjaan.
Beberapa perbedaan teguran muncul terkait kasus pembayaran tidak adil. VOI melaporkan bahwa praktik pembayaran tidak adil kepada perempuan pekerja yang membantu suami kini tidak lagi dilakukan, sementara JPNN.com menekankan komitmen untuk memastikan tak ada lagi buruh perempuan tanpa upah. Kedua sumber sepakat bahwa komitmen ini sejalan dengan dukungan pemerintah melalui BPDP dalam mendukung partisipasi perempuan yang setara di sektor ini.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Gapki Ungkap Perubahan di Industri Sawit: Hak Perempuan Pekerja Kini Makin Dijamin
26 Agustus 2026 pukul 08.36 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Gapki Tegaskan Hak Gender di Sawit, Pastikan Tak Ada Lagi Buruh Perempuan Tanpa Upah
27 Agustus 2026 pukul 06.33 · Baca aslinya ↗