Gernas Rana Diluncurkan Tangani 21.000 Kasus Kekerasan terhadap Anak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah Indonesia menyoroti angka kekerasan terhadap anak yang mencapai sekitar 21.000 kasus. Untuk mengatasi masalah ini, diluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (Gernas Rana), yang bertujuan menciptakan perlindungan anak di berbagai lingkungan, termasuk keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, dan ruang digital.
Gernas Rana melibatkan enam kementerian, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Kementerian Agama. Selain itu, pemerintah telah mengonsolidasikan langkah dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendorong penerapan aturan yang sudah ada, dengan koordinasi melalui forum mingguan yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan bahwa indikator keberhasilan gerakan ini adalah penurunan angka kekerasan terhadap anak. Ia menekankan bahwa kekerasan masih terjadi di berbagai setting, dan penurunan angka tersebut menjadi target utama. Perbedaan yang disebutkan adalah bahwa satu sumber menyebutkan enam kementerian terlibat, sementara sumber lain menekankan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui forum mingguan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Angka Kekerasan Tembus 21.000, Kepala Daerah Berikan Perlindungan pada Anak
4 Agustus 2026 pukul 20.08 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Menko PMK Soroti 21 Ribu Kasus Kekerasan terhadap Anak, Jadi Indikator GERNAS RANA
4 Agustus 2026 pukul 20.10 · Baca aslinya ↗