Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Emas Turun Akibat Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS dan Konflik Selat Hormuz

Harga emas mengalami penurunan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) untuk menekan inflasi. Kondisi ini dipicu oleh ketegangan antara AS dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang menyebabkan harga minyak Brent melonjak. Kenaikan harga energi mendorong imbal hasil US Treasury naik, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas.

Terdapat perbedaan data harga emas antar media; kumparan mencatat penurunan 0,5% menjadi USD 4.261,59 per troy ounce, sementara Liputan6.com melaporkan penurunan tajam 3,8% ke kisaran US$ 4.131 per ounce. Selain itu, Liputan6.com secara spesifik menyebut imbal hasil US Treasury mencapai 5,23% pada Jumat, level tertinggi sejak 2007, sedangkan kumparan mencatat penguatan indeks dolar AS sebesar 2% sejak awal September.

Menurut tiap media