Harga Minyak Dunia Fluktuasi Tengah Eskalasi Militer AS-Iran
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Harga minyak mentah dunia mengalami fluktuasi pada perdagangan Kamis (3/9), dengan kontrak Brent turun menjadi US$95,20 per barel dan WTI menjadi US$90,77 per barel. Penurunan harga terjadi setelah lonjangan sehari sebelumnya yang dipicu oleh eskalasi konflik, termasuk serangan AS terhadap sistem militer Iran di sekitar Selat Hormuz. Ketegangan militer sempat menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak melalui Selat Hormuz, yang menjadi jalur perdagangan terbesar dunia. Data menunjukkan aktivitas kapal di Selat Hormuz menurun drastis, hanya empat kapal pengangkut yang melintasi pada periode terakhir, jauh di bawah rata-rata 13 kapal per 10 hari. Namun, arus minyak mulai pulih dengan 17 juta barel melewati Selat Hormuz pada Senin, menjadi volume tertinggi sejak gangguan awal konflik. Pasar juga menantikan keputusan OPEC+ yang dijadwalkan pada Minggu (6/9/2026) untuk mempertahankan kebijakan produksi Oktober. Perbedaan dalam laporan terletak pada penyebutan harga Brent yang oleh JawaPos naik menjadi US$95,57 per barel, sementara Warta Ekonomi dan CNN Indonesia melaporkan harga tersebut turun menjadi US$95,20 per barel.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis di Tengah Eskalasi AS-Iran, Cek Pemicu dan Proyeksi OPEC+
3 September 2026 pukul 09.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Harga Minyak Dunia Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Konflik AS-Iran
3 September 2026 pukul 11.04 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Harga Minyak Turun Tipis ke US$95, Pasar Cermati Eskalasi AS-Iran
3 September 2026 pukul 11.16 · Baca aslinya ↗