Harga Minyak Mentah Dunia Naik Tipis di Tengah Eskalasi AS-Iran, Cek Pemicu dan Proyeksi OPEC+
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia naik tipis pada perdagangan Kamis (3/9) pagi, dengan kontrak Brent naik 0,22 poin ke level 95,57 dolar per barel, seiring eskalasi serangan militer antara AS dan Iran. Menurut Direktur Liquidity Energy Mark Schaefer, serangan terbaru menandai peningkatan signifikan setelah sekitar satu bulan relatif tenang, dengan AS menargetkan radar dan kemampuan peletakan ranjau Iran, sementara Iran melakukan serangan balasan terhadap posisi AS di berbagai wilayah. Pasar khawatir potensi konflik ini dapat mengganggu arus fisik minyak melalui Selat Hormuz, meski sejauh ini dampaknya terbatas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 09.20
17 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz, Tertinggi Sejak Perang Iran
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.01
Trump: Kampanye Militer AS terhadap Iran Tak Akan Lama, Tapi Siap Menyerang Kapan Pun Kami Mau!
kumparan · 3 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Melonjak 1 Persen, Dipicu Eskalasi Konflik AS-Iran
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 07.28
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Lalu Usul Namanya Jadi 'Selat Trump'
Berita terkait
AS-Iran Beda Klaim Soal Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Meningkat
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Harga Minyak Dunia Naik ke US$89, Pasar Ragukan Kesepakatan AS-Iran
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.28
Harga Minyak Dunia Mandek di US$87,8 saat Harapan Damai AS-Iran Redup
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.50