Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD100 Akibat Konflik AS-Iran di Selat Hormuz

Harga minyak dunia melonjak di atas USD100 per barel akibat eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz. Minyak Brent mencapai USD101-108 per barel, sementara WTI naik menjadi USD96-102 per barel, mencatat kenaikan tertinggi dalam beberapa bulan. Serangan Iran terhadap 10 kapal di Selat Hormuz sebagai balasan penghancuran lima kapal tanker Iran oleh AS memperburuk situasi. Ekspor minyak dari Teluk Persia menurun menjadi dua pertigaan dari volume pra-konflik, dengan beberapa kapal tidak mengaktifkan transponder untuk menghindari ancaman. Serangan Houthi yang didukung Iran terhadap fasilitas energi Arab Saudi di Laut Merah juga memperambah risiko gangguan pasokan. Pasar diprediksi tetap volatil dengan harga minyak diperkirakan berada di kisaran USD80-108 per barel hingga akhir tahun. Perbedaan mencatat: SINDOnews (Rabu 10/9/2026), CNN Indonesia (September 2024), Detik.com (Kamius 10/9), serta angka harga dan persentase kenaikan yang bervariasi antar laporan.

Menurut tiap media