Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah Brent menembus level USD100 per barel untuk pertama kalinya dalam sekitar dua bulan pada Rabu (10/9/2026), dipicu oleh eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran serta gangguan pasokan melalui Selat Hormuz. Kontrak berjangka minyak Brent naik sekitar 3%, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat lebih dari 2% hingga melampaui USD95 per barel. Konflik di Timur Tengah yang telah memasuki bulan ke-9 terus menghambat arus energi dari Teluk Persia, meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan global. Analis PVM Oil Associates Tamas Varga menyatakan bahwa selama Selat Hormuz belum kembali terbuka dan aliran minyak belum pulih, pasokan tidak akan mampu memenuhi permintaan dalam waktu dekat. Kenaikan harga ini juga didorong oleh masih terbatasnya aktivitas pelayaran minyak melalui jalur penting perdagangan dunia tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.23
Harga Minyak Dunia Meledak Jebol Level US$100, Tertinggi Sejak Juli
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 09.01
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Brent Bertahan di Atas US$100
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.45
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Tembus US$97 per Barel
Detik.com · 10 September 2026 pukul 08.21
Harga Minyak Tembus US$ 101 per Barel!
Berita terkait
Rahasia Jalur Gelap Selat Hormuz Terbongkar! Goldman Sachs Klaim Aliran Minyak Mentah Pulih
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 23.31
Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Harga Minyak Makin Panas, Nyaris Sentuh USD97 per Barel dalam Enam Pekan
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.54