Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Polda Metro Jaya Ungkap Hasil Penyelidikan Kematian Sutrimo

Polda Metro Jaya menyelidiki kematian Sutrimo, mantan pegawai Febrie Adriansyah, yang ditemukan tidak sadarkan diri dengan busa di mulut dan hidung di Klinik Mordent, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026. Penyidikan melibatkan pemeriksaan saksi, bukti elektronik, serta analisis 32 titik rekaman CCTV yang melacak aktivitas korban sejak 22 Juli. Terdapat jeda waktu tiga jam dari pukul 05.30 hingga 08.53 yang tidak terekam kamera saat korban berada di dalam klinik.

Hasil ekshumasi pada 12 Agustus 2026 dan analisis Puslabfor Polri menyimpulkan tidak ada unsur tindak pidana, tanda kekerasan fisik, maupun zat berbahaya pada jenazah. Tim medis menyatakan penyebab kematian adalah penyakit jantung iskemik disertai edema paru akut. Meskipun laporan awal dari keluarga di Polresta Banyumas dan Bareskrim Polri menduga adanya pembunuhan berencana, polisi menegaskan belum menemukan bukti pelanggaran hukum. Kasus dapat dibuka kembali jika ditemukan bukti baru atau novum.

Menurut tiap media