IHSG Berfluktuasi Pasca Keputusan BI Tahan Suku Bunga
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami fluktuasi signifikan dalam beberapa hari perdagangan. Pada 22 September, IHSG turun 1,11 persen ke level 6.313 dengan 513 saham mengalami koreksi. Namun, pada 23 September, indeks ini naik 1,4 persen menjadi 6.364,99 setelah Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI-Rate pada 5,75%. Media lain melaporkan kenaikan IHSG sebesar 1,28 persen ke level 6.357,518 pada sesi II perdagangan. Terdapat perbedaan signifikan dalam penyebutan tanggal dan tahun: beberapa media menyebut tahun 2023, sementara yang lain menyebut 2026. Keputusan BI untuk menahan suku bunga menjadi satu faktor dominan yang mempengaruhi pasar saham. Tekanan global dari kenaikan imbal hasil US Treasury dan gejolak pasar Wall Street juga turun menyorot IHSG. Proyeksi teknis menunjukkan IHSG berpotensi masuk fase mixed-to-cautious dengan level support 6.306 dan resistance 6.429.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
IHSG Anjlok 1,11 Persen ke 6.313 Siang Ini, 513 Saham Merah
22 September 2026 pukul 12.33 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga
23 September 2026 pukul 15.18 · Baca aslinya ↗
kumparan
IHSG Melesat 1,28% Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75% pada September 2026
23 September 2026 pukul 15.33 · Baca aslinya ↗
Wall Street Melemah, Imbal Hasil US Treasury Tembus Level Tertinggi Sejak 2007
24 September 2026 pukul 06.13 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
IHSG Dibayangi Tekanan Global, Waspadai Level 6.306
24 September 2026 pukul 08.26 · Baca aslinya ↗