Industri Manufaktur Perlu Transformasi untuk Membukai Pertumbuhan Ekonomi 7-8%
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Perindustrian baru, Muhammad Sarmuji, menghadapi tantangan memulihkan industri yang pertumbuhannya turun dari 5,48% (KQ II-2025) menjadi 4,5% (KQ II-2026). Didik J Rachbini menyatakan pertumbuhan ekonomi nasional sulit mencapai 6-8% jika industri tidak berubah, sementara Rizal Ramli menekankan sektor ini perlu transformasi nilai tambah melalui inovasi. Kedua ekonom menyoroti PMI manufaktur yang fluktuatif (turun 46,9 pada Juni 2026, pulih 52,4 pada September 2026) serta kontribusi industri 19% PDB hanya menghasilkan 0,86% terhadap pertumbuhan ekonomi. Rizal mengusulkan insentif pajak dan akses keuangan untuk perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi dan pelatihan karyawan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
PR Besar Menperin Baru Genjot Industri Jadi Mesin Ekonomi
1 Oktober 2026 pukul 21.36 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Didik Rachbini: Ekonomi Sulit Tumbuh 7-8 Persen Jika Industri Tak Berubah
1 Oktober 2026 pukul 22.16 · Baca aslinya ↗