Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Industri Manufaktur Perlu Transformasi untuk Membukai Pertumbuhan Ekonomi 7-8%

Menteri Perindustrian baru, Muhammad Sarmuji, menghadapi tantangan memulihkan industri yang pertumbuhannya turun dari 5,48% (KQ II-2025) menjadi 4,5% (KQ II-2026). Didik J Rachbini menyatakan pertumbuhan ekonomi nasional sulit mencapai 6-8% jika industri tidak berubah, sementara Rizal Ramli menekankan sektor ini perlu transformasi nilai tambah melalui inovasi. Kedua ekonom menyoroti PMI manufaktur yang fluktuatif (turun 46,9 pada Juni 2026, pulih 52,4 pada September 2026) serta kontribusi industri 19% PDB hanya menghasilkan 0,86% terhadap pertumbuhan ekonomi. Rizal mengusulkan insentif pajak dan akses keuangan untuk perusahaan yang berinvestasi dalam teknologi dan pelatihan karyawan.

Menurut tiap media