Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Eksekusi Majid Adineh Terkait Protes Anti-Pemerintah Januari 2026

Iran mengeksekusi Majid Adineh atas dakwaan membawa alat tembakak dan bertindak sebagai agen Israel dan AS dalam protes antipemerintah Januari 2026. Menurut Detik.com, Adineh didapai bersalah melakukan tindakan operasional menguntungkan kelompok bermusuhan, termasuk pembakaran sengaja dan kerja sama untuk menghancurkan keamanan nasional. Pengadilan Revolusioner Karaj menjatuhkan hukuman mati setelah upaya bandingnya gagal. Detik.com melaporkan penangkapan Adineh dan tersangka lain pada 9 Januari dengan barang bukti berupa pistol revolver, amunisi, taser, gas air mata, gergaji mesin, dan bensin.

Menurut VOI, eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung menolak upaya banding Adineh. VOI menyebutkan penangkapan terjadi di Provinsi Alborz dengan barang bukti yang sama, namun tidak menyebutkan pistol revolver dan amunisi. VOI juga melaporkan hanya dua tersangka ditangkap, sementara Detik.com menyebutkan adanya tersangka lain.

Kedua sumber melaporkan protes yang awalnya dipicu oleh keluhan biaya hidup di Desember 2025 berkembang menjadi demonstrasi luas hingga Januari. Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian akibat kerusuhan tersebut dan menyalahkan AS dan Israel atas kekerasan terkait. Detik.com menyatakan protes puncaknya pada 8-9 Januari, sementara VOI menyebutnya berlanjut hingga Januari tanpa tanggal spesifik.

Menurut tiap media