Iran Eksekusi Majid Adineh Terkait Protes Anti-Pemerintah Januari 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Iran mengeksekusi Majid Adineh atas dakwaan membawa alat tembakak dan bertindak sebagai agen Israel dan AS dalam protes antipemerintah Januari 2026. Menurut Detik.com, Adineh didapai bersalah melakukan tindakan operasional menguntungkan kelompok bermusuhan, termasuk pembakaran sengaja dan kerja sama untuk menghancurkan keamanan nasional. Pengadilan Revolusioner Karaj menjatuhkan hukuman mati setelah upaya bandingnya gagal. Detik.com melaporkan penangkapan Adineh dan tersangka lain pada 9 Januari dengan barang bukti berupa pistol revolver, amunisi, taser, gas air mata, gergaji mesin, dan bensin.
Menurut VOI, eksekusi dilakukan setelah Mahkamah Agung menolak upaya banding Adineh. VOI menyebutkan penangkapan terjadi di Provinsi Alborz dengan barang bukti yang sama, namun tidak menyebutkan pistol revolver dan amunisi. VOI juga melaporkan hanya dua tersangka ditangkap, sementara Detik.com menyebutkan adanya tersangka lain.
Kedua sumber melaporkan protes yang awalnya dipicu oleh keluhan biaya hidup di Desember 2025 berkembang menjadi demonstrasi luas hingga Januari. Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian akibat kerusuhan tersebut dan menyalahkan AS dan Israel atas kekerasan terkait. Detik.com menyatakan protes puncaknya pada 8-9 Januari, sementara VOI menyebutnya berlanjut hingga Januari tanpa tanggal spesifik.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Iran Eskekusi Mati Pria yang Dianggap Mata-mata Israel dan AS
23 Agustus 2026 pukul 15.30 · Baca aslinya ↗
VOI
Iran Eksekusi Pria yang Dituduh Membantu AS dan Israel dalam Protes Anti-Pemerintah
24 Agustus 2026 pukul 14.45 · Baca aslinya ↗