Iran Eksekusi Pria yang Dituduh Membantu AS dan Israel dalam Protes Anti-Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Iran pada hari Minggu mengeksekusi Majid Adineh yang dituduh membawa gergaji mesin saat protes anti-pemerintah pada Januari lalu dan didakwa sebagai agen Israel dan Amerika Serikat. Pengadilan Revolusioner Karaj menyatakan Adineh bersalah melakukan 'tindakan operasional yang menguntungkan kelompok musuh' dalam unjuk rasa nasional yang dipicu kesulitan ekonomi. Upaya bandingnya ditolak oleh Mahkamah Agung sebelum eksekusi dilaksanakan. Adineh dan seorang tersangka lain ditangkap pada 9 Januari di Provinsi Alborz dengan membawa senjata api, taser, gas air mata, gergaji mesin, dan bensin. Protes ini awalnya dimulai dari keluhan biaya hidup tinggi pada akhir Desember, namun berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah yang meluas hingga Januari. Otoritas Iran melaporkan lebih dari 3.000 kematian akibat kerusuhan tersebut dan menyalahkan kekerasan pada 'tindakan teroris' yang didalangi AS dan Israel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 15.30
Iran Eskekusi Mati Pria yang Dianggap Mata-mata Israel dan AS
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.10
Iran Bakal Tutup Selat Hormuz Jika AS Melanjutkan Perang Ekonomi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
Berita terkait
AS Siap Dukung Pendanaan ISF di Gaza
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.08
Trump: Negosiasi Iran Terhambat karena Banyak Pemimpinnya Tewas
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 11.44
Trump Sanksi Ekonomi Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Krisis AS, hanya akan Berujung Kekalahan Lanjutan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.13
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12