Iran Peringatkan Negara yang Ikut Sanksi AS Akan Dianggap Musuh
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Iran memperingatkan negara lain yang mengikuti sanksi ekonomi Amerika Serikat akan dianggap sebagai musuh. Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezai, menyatakan bahwa perusahaan asing dan militer AS di wilayah Iran menjadi target serangan jika sanksi terus diterapkan. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengakui masyarakat Iran menghadapi banyak masalah akibat sanksi AS dan mengklaim Iran berada dalam 'perang skala penuh' di bidang ekonomi, militer, dan keamanan. Amerika Serikat telah mendesak sekutu-sekutunya, termasuk China dan Uni Emirat Arab, untuk bergabung dalam kampanye mengisolasi ekonomi Iran. China mengkritik inisiatif sanksi AS, sementara UAE menangguhkan transaksi dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Iran Ancam Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS: Akan Kami Anggap Musuh
23 Agustus 2026 pukul 13.00 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Peringatan Keras Iran Bagi yang Coba-coba Gabung Sanksi AS
24 Agustus 2026 pukul 07.12 · Baca aslinya ↗