Iran Ancam Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS: Akan Kami Anggap Musuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran memperingatkan negara-negara yang mengikuti sanksi ekonomi AS akan dianggap sebagai musuh. Peringatan disampaikan Kepala Dewan Keamangan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezai di televisi pemerintah. Rezai menegaskan bahwa negara yang bergabung dalam tekanan ekonomi AS akan menjadi target serangan militer dan perusahaan asing di wilayah Iran.
Rezai juga mengancam akan menyerang perusahaan minyak dan aset ekonomi AS di sekitar Iran jika Washington melanjutkan sanksi. Ia memperingatkan Presiden AS Donald Trump bahwa konflik bisa berkembang lebih besar jika AS mengambil langkah ekonomi terhadap Iran.
Washington mendorong negara lain, termasuk China, untuk mengikuti isolasi ekonomi Iran. China menolak sanksi dan menilai tidak akan menyelesaikan konflik. Uni Emirat Arab mengumumkan penangguhan transaksi perdagangan dan keuangan dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 12.07
Iran Ancam Anggap Musuh Negara-negara yang Gabung Sanksi AS!
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 03.30
Iran Kecam Sanksi Ekonomi dari AS, Sebut Rusak Tatanan Global
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.24
AS Beberkan Rencana Isolasi Ekonomi Iran Pekan Depan, China Terancam Jadi Sasaran
Berita terkait
AS Sesumbar Akan Runtuhkan Rezim Iran via Perang Ekonomi, Ajak Sekutu dan China Keroyokan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 09.51
Iran Kecam Sanksi Ekonomi AS sebagai Pelanggaran Kedaulatan Internasional
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.11
Iran Sebut Perang Ekonomi AS Resep Kembali ke Kolonialisme
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.32
Sekutu AS di Asia Waspada saat Trump Pindahkan Aset Militer untuk Perang Lawan Iran
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 06.15