Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Peringatan Keras Iran Bagi yang Coba-coba Gabung Sanksi AS

Iran memperingatkan negara lain agar tidak ikut serta dalam 'perang ekonomi' Amerika Serikat yang mengarahkan sanksi terbaru. Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran, Mohsen Rezai, menyatakan bahwa negara mana pun yang berpartisipasi dalam pembatasan ekonomi terhadap Iran akan dianggap sebagai musuh. Ia juga mengancam akan menyerang perusahaan minyak AS di sekitar Iran jika sanksi terus diterapkan. Amerika Serikat telah mendesak sekutu-sekutunya, termasuk China dan Uni Emirat Arab, untuk bergabung dalam kampanye mengisolasi ekonomi Iran. China mengkritik inisiatif sanksi AS, sementara UAE menangguhkan transaksi dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengakui masyarakat Iran menghadapi banyak masalah akibat sanksi AS dan mengklaim Iran berada dalam 'perang skala penuh' di bidang ekonomi, militer, dan keamanan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait