Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IRESS Usulkan Pasokan Batu Bara Smelter Swasta Dikeluarkan dari Perhitungan DMO

Indonesia Resources Studies (IRESS) mendorong pemerintah mengeluarkan pasokan batu bara ke smelter swasta dari perhitungan Domestic Market Obligation (DMO) mulai 2027. Langkah ini bertujuan memastikan pasokan ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tidak tergerus kebutuhan smelter swasta yang membeli batu bara dengan harga pasar. IRESS menilai DMO seharusnya difokuskan pada sektor kelistrikan sebagai kebutuhan pokok masyarakat agar kepatuhan administratif tidak mengaburkan kekurangan pasokan riil di PLTU.

Data menunjukkan alokasi DMO untuk smelter pada 2025 mencapai sekitar 70 juta ton dari total target 239 juta ton, atau hampir 30 persen. Sementara itu, kebutuhan batu bara PLN pada 2026 diperkirakan mencapai 154 juta ton. Terkait regulasi, Dirjen Minerba Kementerian ESDM telah mengumumkan pada Maret 2026 bahwa smelter tidak lagi menerima DMO tahun tersebut. IRESS menyarankan kebijakan ini diperkuat melalui surat keputusan Menteri ESDM untuk DMO 2027, merujuk pada Pasal 157 PP Nomor 39 Tahun 2025 yang mewajibkan IUP dan IUPK mengutamakan kebutuhan BUMN sektor hajat hidup.

Menurut tiap media