Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Israel dan AS Bantah Rencana Pemindahan Paksa Warga Gaza, Beberapa Menteri Nyatakan Sebaliknya

Beberapa media melaporkan pernyataan bertolokan antar-menteri Israel tentang rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengusulkan pemindahan paksa 250.000 warga pada tahun pertama, diikuti 2 juta penduduk dalam enam tahun, dengan dokumen 20 halaman dan rencana pembentukan kementerian emigrasi. Menteri Pertahanan Israel Katz mengakui pemerintah sedang mencari persetujuan AS untuk memfasilitasi emigrasi warga Gaza, sementara Perdana Menteri Netanyahu menolak penarikan pasukan hingga Hamas dilucuti dan mengklaim Israel menguasai 60% wilayah Gaza.

Sementara itu, Duta Besar AS Mike Huckabee membantah adanya rencana Israel untuk memaksa warga Palestina keluar dari Gaza, menegaskan tanggung jawab Israel menjamin keamanan warga Palestina di Tepi Barat. Pernyataan ini bertolak belakang dengan klaim Ben-Gvir dan Katz. Kritik internasional meningkat, dengan tuduhan pelanggaran Konvensi Jenewa terkait pemindahan paksa warga sipil di wilayah pendudukan.

Di sisi lain, insiden kekerasan terpisah terjadi ketika polisi Israel menembak mati seorang warga Palestina di dekat Gerbang Damaskus, Yerusalem. Komite Gereja Palestina juga mengajukan intervensi internasional untuk melindungi sekolah-sekolah Kristen yang terancam tutup akibat kebijakan akses Israel. Koalisi Freedom Flotilla mengirim kapal menuju Gaza untuk menentang blokade laut Israel.

Menurut tiap media