Gereja Palestina Teriak, Sekolah Kristen Terancam Tutup Gegera Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komite Tinggi Kepresidenan Palestina untuk Urusan Gereja mengajukan intervensi internasional untuk melindungi sekolah-sekolah Kristen di Yerusalem. Israel menghalangi guru dan staf Tepi Barat mengakses tempat kerja, sehingga izin masuk tidak diterbitkan atau diperbarui. Hal ini memaksa sekolah gereja Palestina mengumumkan pemogokan tanpa batas waktu, mengancam tahun ajaran 2026-2027 dan mencegah siswa kembali ke kelas.
Komite menilai pembatasan itu mengganggu hak dasar anak-anak Palestina atas pendidikan. Mereka juga menyoroti kebijakan Israel yang menerapkan kurikulum Israel di sekolah Palestina serta undang-undang Knesset Januari 2026 yang membatasi perekrutan lulusan institusi pendidikan tinggi Palestina. Kebijakan tersebut dianggap menggerogoti identitas Yerusalem serta bertentangan dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan Konvensi Jenewa Keempat.
Komite menegaskan pendidikan sebagai hak dasar dan menyatakan sekolah-sekolah Kristen merupakan bagian dari sejarah Yerusalem yang telah melayani generasi warga Palestina selama bertahun-tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 15.28
Polisi Israel Tembak Mati Warga Palestina di Dekat Gerbang Damaskus, Batasi Akses ke Masjid Al-Aqsa
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.46
Makin Gila! Israel Susun Rencana Usir Paksa Warga Palestina dari Gaza
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.46
Makin Gila! Israel Susun Rencana Usir Paksa Seluruh Warga Palestina dari Gaza
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.27
Netanyahu Ngotot Pasukan Israel Tak akan Mundur dari Garis Kuning Gaza, Justru Perluas Kendali
Berita terkait
Yerusalem Memanas! 5.209 Warga Israel Serbu Kompleks Al Aqsa
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.33
Lagi, Menteri Ekstremis Ben-Gvir Pimpin Aksi Penerobosan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa
VOI · 1 September 2026 pukul 07.00
Polisi Israel Kembali Serbu Pusat Pelatihan UNRWA di Yerusalem Timur
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 11.00
Hapus Yerusalem, Israel Ganti Nama-nama Arab Bersejarah dengan Nama Ibrani
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 15.41