Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Gereja Palestina Teriak, Sekolah Kristen Terancam Tutup Gegera Israel

Komite Tinggi Kepresidenan Palestina untuk Urusan Gereja mengajukan intervensi internasional untuk melindungi sekolah-sekolah Kristen di Yerusalem. Israel menghalangi guru dan staf Tepi Barat mengakses tempat kerja, sehingga izin masuk tidak diterbitkan atau diperbarui. Hal ini memaksa sekolah gereja Palestina mengumumkan pemogokan tanpa batas waktu, mengancam tahun ajaran 2026-2027 dan mencegah siswa kembali ke kelas.

Komite menilai pembatasan itu mengganggu hak dasar anak-anak Palestina atas pendidikan. Mereka juga menyoroti kebijakan Israel yang menerapkan kurikulum Israel di sekolah Palestina serta undang-undang Knesset Januari 2026 yang membatasi perekrutan lulusan institusi pendidikan tinggi Palestina. Kebijakan tersebut dianggap menggerogoti identitas Yerusalem serta bertentangan dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan Konvensi Jenewa Keempat.

Komite menegaskan pendidikan sebagai hak dasar dan menyatakan sekolah-sekolah Kristen merupakan bagian dari sejarah Yerusalem yang telah melayani generasi warga Palestina selama bertahun-tahun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait