Keracunan MBG Berastagi: Investigasi, Penutupan Dapur, dan Rencana Penggunaan Test Kit
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Ratusan siswa SMAN 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, mengalami keracunan setelah mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/8). Salah satu korban dirawat intensif di ruang PICU RS Haji Medan. Investigasi awal menyebut penyebabnya adalah kelalaian pengolahan bahan baku, yaitu 200-300 ekor ikan basah yang dibiarkan di suhu ruangan lebih dari 12 jam tanpa freezer. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menutup permanen satuan dapur yang tidak memenuhi standar dan mencopot kepala SPPG terkait insiden. BGN juga mengevaluasi penggunaan test kit untuk mendeteksi kontaminasi makanan, dengan model yang sudah diterapkan pada beberapa SPPG termasuk yang dikelola Bhayangkari Polri. Dapur yang tidak dapat diperbaiki akan ditutup, dan personel yang tidak sesuai standar akan dicopot atau diberhentikan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
17 Agustus 2026 pukul 02.35 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Sudaryono: Tak Peduli SPPG Punya Siapa, Tak Sesuai Standar Saya Tutup
17 Agustus 2026 pukul 18.35 · Baca aslinya ↗
VOI
Usai Kasus Keracunan, BGN Pertimbangkan Test Kit di Setiap Dapur MBG
17 Agustus 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗