Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kebijakan Moneter dan Stabilitas Rupiah: DPR, BI, dan Analis Terkini

Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate pada 5,75% sambil memperluas insentif lindung nilai melalui swap dan DNDF, yang menarik aliran modal masuk sekitar 6 miliar dolar AS, sebagaiman disampaikan oleh Indef. Namun, Kepala Makroekonomi Indef, Rizal Taufikurahman, menyatakan kredibilitas fiskal dan konsistensi BI penting agar pertumbuhan tidak terbebani pelemahan rupiah. Sementara itu, DPR melalui Banggar meminta BI dan pemerintah menjaga nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.500 per dolar AS pada 2027, dengan target inflasi 2,5 persen. Rp17.981 per dolar AS pada perdagangan Selasa (29/9) lebih tinggi dari target DPR. Analis DOO Financial Futures Lukman Leong menjelaskan tekanan rupiah ditimbulkan oleh prospek kenaikan suku bunga The Fed dan harga minyak dunia tinggi, meskipun intervensi BI di pasar spot, NDF, dan DNDF membatasi pelemahan. Pengurangan intervensi spot menjadi 30% dapat menghemat cadangan devisa sebesar 1,5 miliar dolar AS, namun harus tetap fleksibel untuk menghindari memicu ekspektasi lemah rupiah.

Menurut tiap media