Kebijakan Moneter dan Stabilitas Rupiah: DPR, BI, dan Analis Terkini
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate pada 5,75% sambil memperluas insentif lindung nilai melalui swap dan DNDF, yang menarik aliran modal masuk sekitar 6 miliar dolar AS, sebagaiman disampaikan oleh Indef. Namun, Kepala Makroekonomi Indef, Rizal Taufikurahman, menyatakan kredibilitas fiskal dan konsistensi BI penting agar pertumbuhan tidak terbebani pelemahan rupiah. Sementara itu, DPR melalui Banggar meminta BI dan pemerintah menjaga nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.500 per dolar AS pada 2027, dengan target inflasi 2,5 persen. Rp17.981 per dolar AS pada perdagangan Selasa (29/9) lebih tinggi dari target DPR. Analis DOO Financial Futures Lukman Leong menjelaskan tekanan rupiah ditimbulkan oleh prospek kenaikan suku bunga The Fed dan harga minyak dunia tinggi, meskipun intervensi BI di pasar spot, NDF, dan DNDF membatasi pelemahan. Pengurangan intervensi spot menjadi 30% dapat menghemat cadangan devisa sebesar 1,5 miliar dolar AS, namun harus tetap fleksibel untuk menghindari memicu ekspektasi lemah rupiah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Ekonom: Kredibilitas kunci agar pertumbuhan tak terbebani rupiah
29 September 2026 pukul 17.27 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
DPR Minta BI dan Pemerintah Jaga Rupiah Rp17.500 per Dolar AS di 2027
30 September 2026 pukul 06.50 · Baca aslinya ↗