KEHATI Identifikasi Kesenjangan Kebijakan Iklim, Dorong Rekomendasi untuk RUU Pengelolaan Perubahan Iklim
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Yayasan KEHATI bersama ITB, BRIN, dan AKATIGA mengidentifikasi empat kesenjangan kebijakan iklim Indonesia melalui policy brief. Perubahan iklim telah menimbulkan dampak seperti kenaikan permukaan air laut, kekeringan, kebakaran hutan, banjir, serta kehilangan keanekaragaman hayati. Dampak paling berat dirasai masyarakat rentan seperti masyarakat adat, miskin, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Kepadatan ini menunjukkan masalah keadilan iklim di mana kelompok berkontribusi rendah emisi tetapi harus menanggung dampak terbesar. Empat kesenjangan utama meliputi fragmentasi tata kelola iklim yang belum merata di seluruh kementerian dan pemerintah daerah, serta kurangnya kolaborasi antara pemerintah, LSM, akademisi, dan masyarakat adat dalam mengatasi isu iklim secara menyeluruh. RUU Pengelolaan Perubahan Iklim diharapkan menjaga keseimbangan antara mitigasi (penurunan emisi) dan adaptasi (manfaatkan peluang perubahan iklim). Kebijakan perlu mengintegrasikan perlindungan keanekaragaman hayati serta kepentingan masyarakat rentan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Harus Jaga Keseimbangan Upaya Mitigasi dan Adaptasi
19 September 2026 pukul 16.56 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
KEHATI Soroti Empat Celah Kebijakan Iklim, Dorong 7 Rekomendasi untuk RUU
20 September 2026 pukul 00.03 · Baca aslinya ↗