Klarifikasi Bahlil: Vale Dapat Kuota Tambahan Setelah Persetujuan Awal RKAB
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masih menunggu persetujuan revisi RKAB untuk proyek Bahodopi dan Pomalaa, dengan kuota saat ini hanya mencapai 30 persen dari volume pengajuan awal 2026. Di Sorowako, pemerintah telah memberikan kuota 100 persen, membuat produksi aman. Secara nasional, kuota produksi bijih nikel RKAB 2026 turun menjadi 260–270 juta ton dari 379 juta ton pada 2025. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah telah memberikan alokasi RKAB tahap pertama, tetapi Vale mengajukan kuota tambahan setelah persetujuan awal. Pemberian kuota tambahan ditentukan berdasarkan rekam jejak, ketaatan, dan kinerja perusahaan, dengan pemerintah berkomitmen memperjelas permasalahan RKAB Vale.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Pengajuan Revisi RKAB Vale Belum Disetujui Pemerintah
14 September 2026 pukul 19.30 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Soal RKAB Nikel Vale, Ini Jawaban Spontan Bahlil di Depan Aggota DPR
16 September 2026 pukul 17.35 · Baca aslinya ↗