Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengajuan Revisi RKAB Vale Belum Disetujui Pemerintah

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sedang menunggu persetujuan pemerintah terkait revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk proyek Bahodopi di Sulawesi Tengah dan Pomalaa di Sulawesi Tenggara. Revisi ini krusial untuk menjamin pasokan bijih nikel bagi proyek pengolahan nikel melalui skema perusahaan patungan (joint venture) HPAL. Saat ini, kuota yang diperoleh untuk kedua proyek tersebut baru mencapai sekitar 30 persen dari volume pengajuan awal 2026.

Kondisi berbeda terjadi di Sorowako, Sulawesi Selatan, di mana pemerintah telah memberikan kuota RKAB 100 persen sehingga produksi dinyatakan aman. Secara nasional, pemerintah menurunkan kuota produksi bijih nikel RKAB 2026 menjadi 260–270 juta ton dari sebelumnya 379 juta ton pada 2025 guna menjaga stabilitas harga dan keseimbangan pasar. Kementerian ESDM telah membuka periode revisi pada Juli 2026 bagi perusahaan yang membutuhkan penyesuaian kuota.

Berita terkait